Well, hello there folks, how's your doin'? Hope you guys doin' well!
Tau ga' bro (belakangan saya sdikit gaul memang!), kurang lebih 17 tahun lalu (lebihnya kira2 4 tahun), pada tnggal dn blan yg sma dgn hari ini , lahirlah seorang bayi yang akan menambah panjang daftar orang tampan di bumi ini, bra (yaaah..slah ngomong deh). setelah dipikirkan masak-masak, Ortu si bayi memberilah nama Kurnia Rachmad padanya..yup, that was me, and still me 'till now.
Berhasil bertahan hidup selama 21 tahun melalui brbagai era, dari orde baru smpai reformasi, dari globalisasi sampai global warming, dan dari era Padi sampai Wali (kata superglad, "wali kelas kali!"), boleh dibilang telah banyak asam garam kehidupan sudah saya makan. Tapi untung semua itu tidak saya hadapi sendiri, dimana ada banyak sahabat-sahabat yang manis2, imut, lucu, dan gaul yang selalu menemani melewati segala ujian, cobaan, kuis, ulangan, dan semacamnya.
Dimulai dari masa kanak-kanak, masa dimana kebanyakan waktu main saya habiskan di dunia liar, mulai dari nangkap ikan di got, yang ga' jarang salah tangkap tai tukang becak (saya harap kalian ga' sdang mkan wktu baca ini), berburu kepiting dan tude' (kerang) di pantai losari, sampai ramai2 menjarah pohon mangga orang! Masa ini saya lalui dengan bersekolah di TK Kuncup Mekar, yang terletak di jalan Sultan Hasanuddin (skrg sdh pindah), dpn bioskop bokep Istana (skrg sdh bangkrut), ironis mmang ltak skolah saya ini. Kemudian lanjut di SDN Inpres Mangkura.
Cita-cita saya waktu kanak-kanak adalah pengen jadi komikus, animator, desainer grafis atau apalah yang penting bisa bikin gambar2 aneh, sempat juga pengen jadi astronot tukang bor minyak kayak harry stamper, gara2 nnton Armageddon.
Lanjut ke masa remaja. Ga' jauh beda sama remaja kebanyakan, saya sedang menikmati pencarian jati diri serta munculx tanda-tanda kelamin sekunder, produksi hormon yang gila-gilaan, dan trombosit pada level normal (ngawur abis!). Tempat tongkrongan udah beda, bkn di alam liar lagi, tapi mulai hijrah ke mall, TO, dan taman bacaan komik. Dan dgn mnyandang siswa SMPN 1 Makassar-lah sy mlalui smua itu, di skolah ini pula saya mulai berkenalan dgn sobat2 trbaik saya.
Masuk SMAN 3 Makassar, hidup mulai trasa sdikit rumit, gara2 cinta, pergaulan, dn cita2 yang ga' tau hilang kemana. Tpi untung semua cobaan itu bsa teralihkan dri pkiran saya sjak masuk ke kelas 3 ipa 5, the gokilest class ever! Msuk ke kelas ini tlah banyak merubah kpribadian saya, yang tadinya cuma biasa2 aja, menjadi sdikit error, invalid, dan uncorrect (lha?!). Tapi sya akui, masa2 ini trlalu indah buat disangkal, meski banyak kekacauan, hukuman, kenakalan, dan keganjilan di dalamnya. Sy ga' mungkin lupa kenangan nyanyi lgu kemesraan-nya iwan fals wktu istirahat, ngamen rame2 dlm skolah, permusuhan dgn kelas2 lain utamanya IPS, permainan hambur-hambur orang yg sring kta mainkan. Katanya Slank, semua itu terlalu manis untuk dilupakan (jadi pengen nangis!).
Lulus SMA. Kehilanan cita2 bikin saya jadi ga' punya ambisi. Ga' lulus SPMB, ga' trllu jadi masalah. And then, life is going like in Radiohead's song, "no alarms, and no surprises", monoton, pasif, kalo istilah tarif telfonnya, flat. Tapi untung msh ada tman2 yg asik di tempat bimbel.
Smpat sdih wktu rkan sepengangguran, Nas, hijrah ke nomaden place. Tinggalah sy brdua sma Doma, yg sdg brusaha mmprbaiki hidup.
Akhrnya hdup mlai trcerahkan wktu kami akhrnya llus masuk UNHAS. Tpi, khdupan kampus trnyata ga' seperti yg tlah sy byangkan. Pengkaderan, proses adaptasi dgn lingkungan dn tman2 bru mmbuat mental sya drop, terlebih lulus di ilmu gizi sbnrnya bkan tjuan, tpi cma suatu kbetulan dri rutinitas hdup orang normal yg hrus dipenuhi.
Makin kesini hidup memang terasa makin sulit, tapi smangat pantang menyerah tlah mmbuat sya brhasil mlalui masa2 itu, dan waktu2 stlah mlalui masa2 sulit sngguh trasa lbh brmakna dan brharga, ga' ada sdetikpun yg trasa ga' brarti, smua trasa jadi lbh hidup. Dgn brbkal prinsip ini, srta dukungan tman2 d kampus, sya yakin bsa mlalui sgla tantangan era Pasar Bebas ini (nyambung ga' yah?). And here i am, mengumpulkan kmbali keberanian bercita2, sambil sesekali nulis catatan ringan.
Imam Syafi'i bilang, "Putaran zaman memang menakjubkan, suatu saat kau mengalami keterpurukan, dan pada saat yang lain kau akan memperoleh kejayan", saya mau percaya hal ini, pun dengan yang dikatakan Naif, "hidup itu indah".
27 maret 2010, happy birthdate to me, and my friend Marcvi Prazwanata!

0 comments:
Post a Comment