Assalamualaikum, wahai kawan2ku snasib sperjuangan. Sbelum mmbaca pnjang lebar apa yg akn sy tliskan sbentar, pertama2, marilah kita pnjatkan puji syukur kpd Allah SWT, ats limpahan rahmatnya shgga kita msi brada di jalur (on line) utk sm2 mmbaca cttan teman kalian yg tercinta ini, mskipun mngkn cttan ini tdk layak posting dn hnya mmbuang2 wktu kawan2ku tercinta. Srta, tk lupa kta kirimkan shalawat ke haribaan Rasulullah SAW, sang revolusioner sejati yg tlah mmbawa kta dr lembah yg gelap gulita ke jalan yg terang benderang, dn dari ceruk kebiadaban mnuju bukit kberadaban yang hijau dn lapang.
Pda ksmpatan yg brbahagia ini, izinkanlah sy, sbgai penulis-penulisan ini, mnyampaikan bbrapa kbar gmbira kpda kawan2ku smua, dngan tdk brmaksud utk mnyombongkan ssuatu, tpi hnya ingin mmbagi hal utk sama2 kita syukuri, krn sbgai ssama mahluk Tuhan, kita patut bhagia melihat orang lain bahagia, serta krn slama liburan ini saya menjadi lebih produktif dalam melakukan hal2 tidak produktif, mk dripad trus mmbuang wktu, sy smpatkan, mmbuat hl tdk produktif lainnya. Baiklah, ini dia:
* Kmarin siang, splg dari Sholat Jumat, di dlam lorong, sy lewat di dpan dua cwek ABG . Llu ktika sy melintas, sy mndengar mreka berbisik2 "Afgan..Afgan". Dlm hati, sy cma bsa mmaklumi smbil tersenyum, :-)
Kemudian, saya teringat si Daya', remaja tanggung bertampang culun tetangga saya itu, yang tiap hari kerjanya bergaul dengan ayam ksayanganny, yg waktu kecil sring brseru "ale waow!..ale waow!" (sare bayao! sare bayao), oleh anak2 lorong, ternyata dia juga dipanggil Afgan. Jadi, saya tidak tahu, dikatai mirip Afgan itu sebenarnya pujian atau bukan.
*Kabar lain, Edo akhirnya mau mengembalikan Cafa kepada Kamila, yang otomatis membuat Ibu saya merasa sedikit lega, meski, sama2 kita
ketahui, setelah satu kebahagiaan kecil dalam sinetron, akan diikuti oleh seratus episode penuh tangis.
*Kemudian, tentang Tarif Dasar Listrik (TDL). Pemerintah kita, melalui PLN, akhirnya menaikkan TDL per tanggal 1 juli. Terlepas dari semua alasan pemerintah mengambil kebijakan ini, saya punya spekulasi sendiri. Mungkin pemerintah kita, telah memperoleh data baru hasil sensus terakhir ini, bahwa perekonomian rakyat Indonesia telah maju, dan angka kemiskinan telah mencapai nol. Jadi, bisa dibilang rakyat Indonesia sudah pada kaya, maka kenaikan TDL ga' bakal berpengaruh dengan keadaan ekonomi kita semua. Padahal, saya berfikir, sebenarnya kita bisa lebih kaya lagi dari kita yang sekarang, kalau TDL tidak naik. Semoga spekulasi saya ini benar, kalaupun tidak, mungkin pemerintah kita sedang mendoakan kita semua supaya jadi kaya.
* Saya juga baru saja mendapat kabar, bahwa keuntungan Pertamina semakin meningkat, menyusul semakin tingginya angka penjualan elpiji 3 kg. Belakangan saya ketahui, ternyata sebuah kelompok jihad, memborong semua elpiji tersebut untuk dikirim ke Palestina, sebagai bekal persenjataan, mengingat elpiji tersebut Murah, Meriah, dan bisa Meledakkan tank2 Israel.
* Besok adalah hari bahagia bagi sebagian warga lorong saya, karena akan ada hajatan, dimana hal ini cuma bisa berarti satu hal, makan enak yang gratis. Objek utama hajatan ini tidak lain dan tidak bukan adlh si Wawan, bocah laki2 yg sebentar lagi akan dikhitan. Wawan ini, sifatnya mirip dgn tokoh Elmira dalam kartun Tiny Toon, seorang bocah yg hobinya mmbuat binatang yang ada disekitarnya mnderita lahir batin. Namun, untungnya smakin kesini, sifat kebrutalan bocah ini semakin tumpul. Dulu, beberapa ekor ayam telah dibuat kawin paksa olehnya, ia juga smpat melakukan pengamatan tentang sifat aerodinamika dari struktur anatomi tubuh kucing, bhkan ayam milik shbatnya sndiri, si Daya', tdk mmiliki hak khusus untuk tidak disiksa. Hrapan saya sebagai penyanyang binatang dan mngkin sgenap warga binatang di lorong saya ini, agr stelah dikhitan, Wawan mnjadi smakin dewasa dan bisa mninggalkan sifat buruknya yg suka menyiksa binatang.
*Terakhir, kbar yg tidak klah pnting dn mnggembirakan adlh, akhirnya, sy bsa mraih IP 3, WAHAHAHA (tawa malu2)..bgi sbagian org, IP 3 mgkin bkan apa2, tapi bagi sy, ini adlh sebuah pncapaian luar biasa, akhirny usaha sy mmbuahkan hasil mmuaskan, stelah pda smester2 sbelumnya sy bgitu mndmbakannya (ya, dari sini, klian bs mnilai bgaimana bodhnya sy). Bgitu mngethui hasil ini, semua org bersorak gembira, pita2 brjatuhan dri atas, krangan bunga dkalungkan, dn sampanye pun disembar-semburkan, stelah sy sdar dari ekstase kgembiran ini, trnyta, d hdpan sy, TV sdg mnygkan pmbalap GP sdg mrayakn kmenangannya di podium. Tpi tk aplah, hal tsb ckup mwakilkan apa yg sy rsakan.
Llu, Sbg pnutup, sy akn mngutip bbrapa kalimat trkenal. "Petiklah hikmah dr sgla pristiwa yg trjadi" (Ajeng Kamaratih, Sergap), "Syukuri apa yg ada, hidup adlh anugerah" (D' Masiv), srta jk ada slah2 kta dn tdk brkenan "Sy mminta maaf kpd sluruh msyrakat Indonesia" (Cut Tari).
Have a nice news, and don't be too serious. Asta la Vista, baby (Arnold Schwarzeneger, Terminator)

0 comments:
Post a Comment